Untuk Ibu di Pinggir Laut

Ibu,

Malam lalu aku melihatmu pergi lagi ke pinggir laut

Ibu bilang fajar datang Ibu akan pulang

Namun matahari menghadang ilalang pun ibu tetap tidak di rumah

Ibu, Ibu kemana?

 

Bu…

Ibu pulang biru-biru

Masuk kamar, Ibu hanya tersenyum kepadaku

Kenapa Bu, tidak mau cerita padaku?

Aku rindu padamu Bu…. Ibu dekat namun terasa sangat jauh

Jarak rasa Ibu cipta diantara hati yang terluka

 

Bu

Hari ini Ibu pamit lagi

Ibu pamit pergi ke pinggir laut, pulang pagi hari

Tenang Bu, tidak kularang Ibu pergi

Untuk apa? Ibu pergi biarlah pergi

Aku mati tunggu Ibu kembali

 

Ibuku sayang,

Selamat datang di rumah idaman

Semoga Ibu pulang tidak lebam dan memudar lagi, ya Bu

Sudah aku siapkan susu hangat untuk Ibu, aku tahu Ibu lelah sekali

 

Ibuku yang paling kudamba,

Maaf Ibu, aku lelah mendamba-damba

Tanpa Ibu hidup jadi penuh luka, dan luka-luka setiap hari semakin menggerogoti

Jadi Bu, aku mati saja ya…

 

Malam ini,

Aku yang pamit ya Bu, ke pinggir laut

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s